STUDI PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON

  • Juliana Ageng P Politeknik Kotabaru
  • satriani satriani Politeknik Kotabaru

Abstract

Penelitian membahas tentang penambahan cangkang sawit yang dihancurkan menggunakan mesin Los Angeles sehingga dihasilkan cangkang sawit yang akan digunakan sebagai tambahan substitusi pasir. Adapun komposisi penambahan cangkang sawit tersebut adalah 0%, 5%, 15% dan 25% dari berat pasir dengan komposisi campuran beton mengacu pada AHSP Bidang Cipta Karya dari Kementrian PU tahun 2013.


Hasil pengujian menunjukan bahwa pada umur 28 hari, kuat tekan beton tanpa penambahan cangkang sawit (0%) sebesar 254,19 kg/cm2, sementara kuat tekan beton yang ditambahkan cangkang sawit mengalami peningkatan pada campuran 5% sebesar 269,96 kg/cm2, 15% sebesar 211,98 kg/cm2, dan 25% sebesar 173,71 kg/cm2. Dari hasil tersebut disimpulkan, komposisi campuran dalam analisis ini yang mengacu pada AHSP Bidang Cipta Karya dari Kementrian PU tahun 2013 untuk mutu K-250 menggunakan material lokal Kotabaru (Semen Tiga Roda, pasir dari Desa Sungup, kerikil dari Desa Sarang Tiung dan cangkang sawit dari Pabrik Kelapa Sawit Cantung), artinya pada penambahan cangkang sawit sebesar 5% beton mengalami peningkatan sedangkan pada penambahan cangkang sawit 15% dan 25% terhadap campuran beton tidak dapat menambah kuat tekan beton melainkan menurunkan kuat tekan beton terhadap kuat tekan rencana.

References

Kusuma, Gideon, 2013, Dasar-dasar Perencanaan Beton, Erlangga, Jakarta.
Mulyono, Tri, 2005, Teknologi Beton, Andi, Yogyakarta.
Risdiyanto, Yudi, 2013, Kajian Kuat Tekan Beton Dengan Perbandingan Volume Dan Perbandingan Berat Untuk Produksi Beton Massa Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Merapi (Studi Kasus Pada Proyek Pembangunan Sabo Dam), Jurnal Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil, Universitas Negeri Yogyakarta.
SNI-03-2847-2002.Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung. Bandung: Panitia Teknik Standarisasi Bidang Konstruksi dan Bangunan, BSN.
SK-SNI-T-15-1990-03. Macam - Macam Semen portland.
SNI-T-15-1991-03. Faktor Air Semen Minimum Untuk Pembetonan.
SK-SNI-S-04-1989-F, Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan Bangunan Bukan Logam), BSN.
SK-SNI-03-2834-2000. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal, BSN.
SNI-03-1974-1990.Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. Pustran, Balitbang, DPU.
Tjokrodimuliyo, 2007, Teknologi Beton, Universitas Gadjah Mada.
PBBI. (1971). Batuan. Yogyakarta: Lauw Tjun Nji
Published
2019-06-28
How to Cite
P, Juliana Ageng; SATRIANI, satriani. STUDI PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Density (Development Engineering of University) Journal, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 46-52, june 2019. ISSN 2655-4453. Available at: <http://journal.umbjm.ac.id/index.php/density/article/view/432>. Date accessed: 09 dec. 2019.
Section
Articles