Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur pada Buku Cerita Anak Abangku Sayang Karya Marion

  • isty cantik bangettt Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Abstract

Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur pada Buku Cerita Anak “Abangku Sayang” Karya Marion. Buku cerita anak merupakan salah satu media pembelajaran bagi anak untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan, salah satunya menanamkan nilai kesantunan dalam berbahasa. Kesantunan berbahasa tersebut tercermin dalam tuturan yang mengandung tindakan yang disampaikan tokoh. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tindak tutur dan kesantunan berbahasa dalam buku cerita anak Abangku Sayang karya Marion. Penelitian ini menggunakan teori tindak tutur yang dikembangkan Searle, meliputi tindak tutur representatif, tindak tutur komisif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, dan tindak tutur deklaratif, serta menggunakan teori kesantunan Leech yang meliputi beberapa maksim, yaitu maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati.


 


Kata Kunci: Kesantunan, Cerita Anak Abangku Sayang.


 

References

DAFTAR RUJUKAN
Alisjahbana, S. Takdir. 1977. Perjuangan Tanggung jawab dalam Kesusastraan. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.
Arifin, Bustanul dan Abdul Rani. 2000. Prinsip-Prinsip Analisis Wacana. Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.
Badara, Aris. 2012. Analisis wacana: Teori, Metode, dan Penerapannya pada Wacana Media. Jakarta: Kencana.
Rahardi, R. Kunjana. 2008. Pragmatik, Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Yogyakarta: PT Gelora Aksara Pratama
Published
2018-04-23
How to Cite
BANGETTT, isty cantik. Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur pada Buku Cerita Anak Abangku Sayang Karya Marion. jurnal latihan 2, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1- 9, apr. 2018. Available at: <http://journal.umbjm.ac.id/index.php/latihan2/article/view/147>. Date accessed: 27 may 2018.
Section
Articles