HUBUNGAN PEKERJAAN DENGANKUALITAS STIMULASI IBU PADA ANAK GEMUK USIA 2-5 TAHUN

  • Wulandari Wulandari

Abstract

Stimulasi merupakan aspek kebutuhan dasar manusia. Anak gemuk memiliki kondisi yang rentan terhadap masalah kesehatan fisik dan motorik. Pemberian stimulasi pada masa anak-anak awal dapat menunjang kemampuan anak. Pengasuhan dalam keluarga pada umumnya dilakukan oleh ibu sebagai pengasuh utama. Kondisi dan sifat dari pekerjaan ibu mempengaruhi kualitas pengasuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik orang tua dengan kualitas stimulasi pada anak gemuk usia 2-5 tahun. Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 160 anak gemuk usia 2-5 tahun di wialayah kerja Puskesmas Kalasan. Pekerjaan anak berhubungan secara signifikan dengan kualitas stimulasi (p=0.028). Kekuatan hubungan lemah dan arah hubungan positif (C=0.174). Ibu rumah tangga memiliki kualitas stimulasi yang lebih baik dibandingkan dengan ibu bekerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Zahro, Aida Aisyatuz. (2009). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi verbal dengan perilaku membacakan cerita pada anak di Dusun Petet Desa Tuntang Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. KTI. Universitas Sebelas Maret.
Sasroamoro, Sudigdo dan Ismael, Sofyan. (2014). Dasar-dasar Metodelogi Penelitian Klinis. Edisi ke-5. Jakarta: Sagung Seto.
Hurlock (1999). Psikologi Perkembangan. Ed ke-5. Jakarta: Erlangga
Blachman, D. R., & Lukacs, S. (2009). America’s Children: Key National Indicators of Well-Being. Annals of Epidemiology, 19(9), 667–668.
Soetjiningsih dan Ranuh, G. (2012).Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC. Hal 14-71.
Santrock, John W. (2011). Life Span Development. 13th editions. New York: McGraw-Hill.
Blair, Clancy & Diamond, A. (2008). Biological Process in Prevention and Intervention: The Promotion of Self-Regulation as Means of Preventing Scoll Failure. Development and Psychopathology. Vol. 20: h. 899-911.
Yulita, R. (2014). Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Anak BAlita di Posyandu Sakura Ciputat Timur. Skripsi. Fakultas Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Novita, D. (2013) HUbungan Stimulasi Psikosoial di Rumah dan Proses Pembelajaran dengan Kecerdasan Majemuk Anak Taman Kanak-kanak di Kecamatan Pamulang Kota Tangerang. Tesis. Departemen Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak. Institut Pertanian Bogor.
Pradipta, G. A. (2014). Keterlibatan orang tua dalam proses mengembangkan literasi dini pada anak usia paud di Surabaya. Journal Universitas Airlangga, 3(1), 1–2.
Gayatri. (2008). Pengaruh stimulasi psikososial, perkembangan kognitif, dan perkembangan sosial emosi terhadap perkembangan bahasa anak usia prasekolah di Kabupaten Bogor. [Skripsi] Bogor. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor.
Triadi, D. (2009). Pengaruh terapi kelompok terapeutik terhadap kemampuan keluarga dalam memberikan stimulasi perkembangan dini usia kanak-kanak di Kelurahan Bubulak Kota Bogor Tahun 2009. Tesis. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Depok.
Bornstein L & Bornstein H. ( 2014). Parenting Styles and Child Social Development. Parenting skill. Encyclopedia on early childhood Development. 3rd ed. University of Pennsylvania, USA: National Institute of Child Health and Human Development.
Hastuti D, Suprihatin, Guhardja. (2011).Kualitas Lingkungan Pengasuhan dan Perkembangan Sosial Emosi Anak Usia Balita di Daerah rawan pangan, Jur. Ilm. Kel & Kons.;4(1):57-65
Published
2019-03-18
How to Cite
WULANDARI, Wulandari. HUBUNGAN PEKERJAAN DENGANKUALITAS STIMULASI IBU PADA ANAK GEMUK USIA 2-5 TAHUN. Journal of Midwifery and Reproduction, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 67-72, mar. 2019. ISSN 2598-0068. Available at: <http://journal.umbjm.ac.id/index.php/midwiferyandreproduction/article/view/421>. Date accessed: 09 dec. 2019.
Section
Articles