HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PARENTING SELF-EFFICACY PADA PERIODE AWAL POSTPARTUM DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) GUNARTI, BANJARBARU

  • Domas Nurchandra P

Abstract

Parenting self-efficacy (PSE) merupakan keyakinan orang tua terhadap kemampuannya dalam mengatur dan melakukan tugas yang berhubungan dengan perawatan bayi baru lahir. Ketidaknyamanan fisik pada perioede postpartum dapat mengurangi kemampuan dan menurunkan keyakinan ibu dalam merawat bayinya. Dukungan sosial yang adekuat merupakan upaya untuk meningkatkan parenting self-efficacy ibu pada periode awal masa nifas untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dalam meningkatkan parenting self-efficacy pada periode awal postpartum. merupakan penelitian observasional desain cross sectional dimana pengukuran variabel bebas dan variabel terikat dilakukan dalam satu waktu. Populasi penelitian meliputi seluruh ibu postpartumĀ  normal di BPM Gunarti, subyek penelitian melibatkan 66 orang. Sampel dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi eksklusi. analisis data menggunakan Spearman RankĀ  pada tingkat kepercayaan 95%. dukungan sosial memiliki hubungan yang bermakna terhadap peningkatan parenting self-efficacy pada periode awal masa nifas dengan nilai p=0.003 (p<0.05), dengan koefisien korelasi sebesar 0,357 Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan sosial dengan parenting self-efficacy pada periode awal postpartum.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-09-13
How to Cite
P, Domas Nurchandra. HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PARENTING SELF-EFFICACY PADA PERIODE AWAL POSTPARTUM DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI (BPM) GUNARTI, BANJARBARU. Journal of Midwifery and Reproduction, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 15-20, sep. 2017. ISSN 2598-0068. Available at: <http://journal.umbjm.ac.id/index.php/midwiferyandreproduction/article/view/86>. Date accessed: 21 aug. 2018.
Section
Articles