PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA pada MATERI BANGUN DATAR SEGI EMPAT BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA

  • Nonong Rahimah STKIP PGRI Banjarmasin

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pada materi bangun datar. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yaitu siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah pada kelas V SD. Pemecahan masalah yang digunakan berdasarkan pemecahan masalah Polya, yakni memahami masalah, membuat rencana pemecahan masalah, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali penyelesaian yang sudah dilakukan. Kegiatan penelitian dimulai dengan memberikan tes kemampuan matematika. Nilai tes dijadikan sebagai acuan kemampuan siswa. Siswa dikelompokkan dalam tiga kemampuan berdasarkan pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk mata pelajaran matematika yaitu: 80 (Kemampuan tinggi), 60 (Kemampuan sedang) dan 0 (kemampuan rendah). Selain itu akan dipih siswa yang komunikatif. Kemudian dilanjutkan dengan tugas pemecahan dan wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi waktu yang berbeda. Kemudian, data yang valid dianalisis untuk menarik kesimpulan. Sehingga hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa subjek yang memiliki kemampuan tinggi, sedang, dan rendah memiliki pemecahan masalah yang berbeda.

References

Burger, W.F. & Shaughnessy, J.M. (1986). Characterizing the Van Hiele Levels of Development in Geometry. Journal for Research in Mathematics Education.
Depdiknas. 2006. Standar Isi untuk Satuan Pendidikan dasar dan Menengah: Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SMA/MA. Jakarta: BSNP.
Hanifah, Ninip. 2013. Profil Pemecahan Masalah Kontekstual Geometri Siswa SMP Berdasarkan Kemampuan Matematika Tinggi dan Adversity Quotient (AQ). Surabaya: Tesis Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Unesa.
Idris, Nuraini. 2011. The Impact of Using Geometrers’ Skechpad on Malaysia Students’ Achievement and van Hiele Geometric Thinking. Journal for Mathematics Education Vol. 2, No.2 pp 94-107. University of Malaya, Malaya.
Miles, M.B., dan Huberman, A.M. 2009. Analisis Data Kualitatif. Jakarta:UI press
Moleong,J., Lexy. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
NCTM. 2000. Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: National Council of Teacher of Mathematics.
Pehkonen, E. 2011. Problem Solving in Mathematics Education in Finland. Finland: University of Helsinki.
Pehkonen, Erkki. 1997. The State-of-Art in Mathematical Creativity.
Polya, G. 1973. How To Solve It. New Jersey: Princeton University Press.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kualitatif, Kualitatifdan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suyanto, A. 2005. Penelusuran Tahap Berpikir Geomtris Van Hiele Siswa Kelas III SMP Negeri 21 Surabaya yang Mengikuti Bimbingan Belajar Primagama pada pokok Bahasan Segiempat. Surabaya: Tesis Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Unesa.
Published
2019-10-31
How to Cite
RAHIMAH, Nonong. PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA pada MATERI BANGUN DATAR SEGI EMPAT BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA. THETA: Jurnal Pendidikan Matematika, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 37 - 41, oct. 2019. ISSN 2656-7172. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/THETA/article/view/389>. Date accessed: 10 apr. 2020.
Section
Articles