The HUBUNGAN SEPSIS NEONATORUM DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD

  • Yenny Okvita Sari universitas muhammadiyah banjarmasin
  • Domas Nurchandra Pramudianti Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Artoem Artoem Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Abstract

Sepsis neonatorum adalah infeksi berat yang diderita neonatus dengan gejala sistemik  dan terdapat bakteri dalam darah. Pengaruh sepsis neonatorum terhadap hiperbilirubinemia ialah dapat menyebabkan hipereksresi bilirubin akibat infeksi di hepar atau pemecahan eritrosit berlebihan sehingga dapat menyebabkan hiperbilirubinemia. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan sepsis neonatorum dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus di Ruang Teratai RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian mengunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dengan tehnik purposive sampling.Jumlah sampel sebanyak 100 responden. analisi data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: dari 100 responden didapatkan sebanyak 24 neonatus mengalami riwayat sepsis dimana 20 neonatus mengalami hiperbilirubin dan 4 neonatus tidak mengalami hiperbilirubin. Hasil uji analisis chi square menunjukan nilai significancy yaitu p=0,005<α 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan sepsis neonatorum dengan Kejadian hiperbilirubin pada bayi baru lahir di ruang teratai RSUD Ulin Banjarmasin.Sepsis neonatorum adalah infeksi berat yang diderita neonatus dengan gejala sistemik  dan terdapat bakteri dalam darah. Pengaruh sepsis neonatorum terhadap hiperbilirubinemia ialah dapat menyebabkan hipereksresi bilirubin akibat infeksi di hepar atau pemecahan eritrosit berlebihan sehingga dapat menyebabkan hiperbilirubinemia. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan sepsis neonatorum dengan kejadian hiperbilirubinemia pada neonatus di Ruang Teratai RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian mengunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dengan tehnik purposive sampling.Jumlah sampel sebanyak 100 responden. analisi data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: dari 100 responden didapatkan sebanyak 24 neonatus mengalami riwayat sepsis dimana 20 neonatus mengalami hiperbilirubin dan 4 neonatus tidak mengalami hiperbilirubin. Hasil uji analisis chi square menunjukan nilai significancy yaitu p=0,005<α 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan sepsis neonatorum dengan Kejadian hiperbilirubin pada bayi baru lahir di ruang teratai RSUD Ulin Banjarmasin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminullah, A., 2011. Masalah Terkini Sepsis Neonato-rum. Dalam: Update in neonatal infection. Departemen Ilmu Ke-sehatan Anak FKUI-RSCM. 17-31
Apriastuti, D. A (2010). Kejadian Hiperbilirubinemia Akibat Inkompatibilitas ABO di R.S.U.D Pandan Arang boyolali.
Darmawati, T., Surjono, A., Wandita, S., 2001. Evaluasi pemberian anti-biotik untuk mencegah kejadian sepsis neo-natorum klinis dini pada neonatus dengan pote-nsial terinfeksi Di RS. Dr. Sardjito, Yogyakarta. Indonesia Scientific Journal
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2007. Penatalaksanaan Sepsis Neonatorum. Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Dewi, R., 2011. Sepsis Pada Anak : Pola Kuman dan Uji Kepekaan. Majalah Kedokteran Indonesia. 61. 101-106
Effendi, S.H., 2013. Sepsis Neonatal; Penatalaksanaan Terkini serta Berbagai Masalah Dilematis. Simposium Ilmiah Workshop. Bandung 15-16 Juni 2013.
Kemenkes RI., 2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik.31-41. Jakarta
Kosim MS, Yunanto A, Dewi R, Sarosa GI, Usman A, penyunting. Buku ajar neonatologi. Edisi 1. Jakarta: Badan Penerbit IDAI, 2008.
Mansjoer, Arif. 2010. Kapita Selekta Kedokteran Edisi 3 Jilid II. Jakarta: Media Aesculapius
Manuaba, I.B.G, 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB. EGC. Jakarta.
Matuschak, G.M., 2009. Apoptotic cell death in patients with sepsis, shock dan multiple organ dysfunction. Crit Care Med 27, pp. 1230-1251
Muscari, M. E. (2011). Panduan Belajar: Keperawatan Pediatrik, Edisi 3. Jakarta: EGC
Surasmi A., Handayani S., Kusuma H. (2010). Perawatan Bayi Resiko Tinggi. Jakarta: EGC.
Published
2020-02-21
How to Cite
SARI, Yenny Okvita; PRAMUDIANTI, Domas Nurchandra; ARTOEM, Artoem. The HUBUNGAN SEPSIS NEONATORUM DENGAN KEJADIAN HIPERBILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD. Healthy-Mu Journal, [S.l.], v. 3, n. 2, p. 56-60, feb. 2020. ISSN 2597-3851. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/healthy/article/view/469>. Date accessed: 06 aug. 2020. doi: https://doi.org/10.35747/hmj.v3i2.469.
Section
Articles