PENGARUH PEMBERIAN DAGING SIPUT SAWAH (Filopaludina javanica v.d Busch 1844)TERHADAP PENYEMBUHAN TUKAK LAMBUNG PADA TIKUS WISTAR BETINA YANG DIINDUKSI ASETOSAL

  • Rizka Mulya Miranti Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Andreanus A. Soemardji
  • Siti Kusmardiyani

Abstract

ABSTRAK


 


Siput sawah (Filopaludina javanica v.d Busch 1844) telah digunakan oleh masyarakat Jawa Barat untuk mengobati tukak lambung secara empiris, namun belum ada penelitian yang membuktikan efek tersebut. Pengujian ini merupakan pengujian farmakologi yang bertujuan mengetahui penurunan indeks tukak lambung pada tikus yang diinduksi asetosal. Induksi asetosal dosis 405 mg/kg diberikan selama 10 hari. Daging siput sawah yang telah direbus diberikan selama tiga hari dengan dosis 3,310 g/kg dan dosis 6,620 g/kg. Obat pembanding yang digunakan adalah Lansoprazol dosis 5 mg/kg. Hasil pengujian menunjukan bahwa persentasi penyembuhan dosis 3,310 g/kg adalah sebesar 4,92 % dan dosis 6,620 g/kg sebesar 8,20 %. Indeks tukak lambung pada tikus kelompok uji lebih rendah dari kelompok kontrol positif dengan signifikasi P>0,05.


 


Kata kunci : Siput sawah, Filopaludina javanica v.d Busch 1844, antitukak lambung, asetosal


 


ABSTRACT


 


People in West Java consume rice field snail (Filopaludina javanica v.d Busch 1844) to treat peptic ulcers but no scientific studies have proven that effect. This research is a pharmacological test that aims to determine the reduction in the index of peptic ulcers in mice indusced by acetosal. Rat-peptic ulcer model was induced with acetosal 405 mg/kg body weight for 10 days. Boiled rice snail meat is given for three days at a dose of 3,310 g / kg and a dose of 6,620 g / kg. The comparison drug used is Lansoprazol dose of 5 mg / kg. The results showed that the gastric ulcer healing dose 3,310 g/kg and 6,620 g/kg were 4,92% and 8,20%. Peptic ulcer index in the test group mice was lower than the positive control group even though there was no significant difference (P> 0.05).


 


Keyword: Rice field snail, Filopaludina javanica v.d. Busch 1844, Peptic ulcer activity, Acetosal

References

Adrian, M., dan Wirjatmadi, B. (2016): Pengantar gizi masyarakat, Kencana, Jakarta, 30-39.
Brunton L.L., Parker K.L. (2010): .Goodman & Gilman : Manual Farmakologi dan Terapi.Alih bahasa : Elin Yulinah,dkk., EGC, Jakarta, 585-595
Lestari,A.L., Lestari,P.M., Utami, F.A. (2014): Kandungan gizi makanan khas Yogyakarta, UGM Press, Yogyakarta, 4-16
Longo, D.L., Fauci A.S. (2013): Harrison: Gastroenterologi dan Hepatologi.Alih bahasa : Brahm U Pendit, ECG, Jakarta, 113-130
Manaba, F.(2016): Anatomi Fisiologi untuk Mahasiswa Gizi, EGC, Jakarta, 54-55
Marwoto,R.M., Nurinsyiah,A.S. (2009): Keanekaragaman Keong Air Tawar Marga Filopaludina di Indonesia dan Status Taksonominya (Gastropoda : Viviparidae), Prosiding Seminar Nasional Moluska 2, Bogor, 202
Mehta, D., Sharma, A.K., (2015): Anti-ulcer activity in Trichosanthes dioica (Roxb.): A Histopathology Report Analysis, American Journal of PharmTech Research; 6(1)
Pangaribuan, M. (2013): Pengaruh media perebusan terhadap komposisi kimia, asam amino, mineral dan nilai sensori keong tutut (Bellamya javanica),Skripsi, IPB, 13-39
Puspitasari, D.A. (2008): Gambaran histopatologi lambung tikus putih (Rattus norvegicus) akibat pemberian asam asetil salisilat, Skripsi, IPB
Quigley, M. (1977): Invertebrates of Streams and River, Edward Arnold, Northampton
Rusyana A. (2011): Zoologi Invertebrata (Teori dan Praktik),Alfabeta, Bandung
Safrida (2014): Pengenalan struktur morfologi dan anatomi keong tutut (Bellamya javanica v.d Bush 1844) sebagai penunjang praktikum materi invertebrate SMA kurikulum 2013, Prosiding Seminar Nasional Basic Science VI,Universitas Pattimura, Ambon, 393-398
Silbernagl S., Lang F. (2006): Teks & Atlas Berwarna Patofisiologi. Alih bahasa : Iwan Setiawan,dkk., EGC, Jakarta, 134-147
Suhardjo dan Kusharto, C.M. (1992): Prinsip-prinsip ilmu gizi, Kanisius, Yogyakarta, 43-45.
Tanjung,L.R. (2013): Kandungan Gizi dan Nilai Ekonomis Pensi, Tutut dan Cherax dari Danau Maninjau, Prosiding Seminar Nasional Riset Pangan, Obat-obatan dan Lingkungan Untuk Kesehatan, Bogor, 21-30
Vogel, H., G., (2002): Drug discovery and evaluation, pharmacological assay, second edition, Springer, New York, 867-871
Vomero,N.D., Colpo,E. (2014): Nutritional care in peptic ulcer, Review article, Brazil
Wells,B.G., Dipiro,J.T., Schwinghammer,T.L., dan Dipiro,C.V. (2012): Pharmacotherapy Handbook. 9th Ed. The McGraw-Hill Companies, 251-256
Published
2020-11-04
How to Cite
MIRANTI, Rizka Mulya; SOEMARDJI, Andreanus A.; KUSMARDIYANI, Siti. PENGARUH PEMBERIAN DAGING SIPUT SAWAH (Filopaludina javanica v.d Busch 1844)TERHADAP PENYEMBUHAN TUKAK LAMBUNG PADA TIKUS WISTAR BETINA YANG DIINDUKSI ASETOSAL. JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences), [S.l.], v. 4, n. 1, p. 268-272, nov. 2020. ISSN 2598-2095. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/jcps/article/view/592>. Date accessed: 18 may 2021.