AKTIVITAS ANTIBAKTER EKSTRAK ETANOLIK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.): Narative Review

  • emelda Emelda universitas alma ata

Abstract

Bagian dari tanaman papaya yang juga tenyata memiliki kemampuan sebagai obat adalah bagian biji. Papaya memiliki banyak manfaat yang besar antara lain untuk melancarkan pencernaan, sebagai sumber antioksidan, bahkan mampu berfungsi sebagai antijamur dan bakteri. Tujuan dari review ini adalah memberikan ringkasan informasi mengenai ekstrak etanolik biji papaya terhadap aktivitas antibakteri. Informasi diperoleh dari systematic data base (Google schoolar, Pubmed, NCBI, Chimical database, dan proquest) yang terbit dalam 5 tahun terakhir. Berdasarkan pencarian diperoleh 13 artikel yang relevan. Hasil artikel yang didapatkan ekstrak etanolik biji papaya terbukti memiliki aktivitas antibakteri diantaranya terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Pasteurella multocida, Klebsiella pneumonia, Escherichia coli, Shigella dysentriae, dan Propionibacterium acnes dengan senyawa kimia serta derivatnya yang berperan yaitu Alkaloid (karpain), flavonoid, triterpenoid, fenol, dan steroid.

References

Al-Hoqail, Ibrahim A. 2003. “Knowledge, Beliefs and Perception of Youth toward Acne Vulgaris.” Saudi Medical Journal 24(7): 765–68.
Aminah, Syarifah, Tezar Ramdhan, and Muflihani Yanis. 2018. “Kandungan Nutrisi Dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor (Moringa Oleifera) Balai.” Journal Of Issues In Midwifery 2(1): 38–46.
Ariani, Novia, Monalisa, and Dwi Rizki Febrianti. 2019. “Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli.” Journal of Current Pharmaceutical Sciences 2(2): 160–66.
Asghar, Nazia et al. 2016. “Compositional Difference in Antioxidant and Antibacterial Activity of All Parts of the Carica Papaya Using Different Solvents.” Chemistry Central Journal 10(1).
Chomnawang, Mullika Traidej, Suvimol Surassmo, Veena S. Nukoolkarn, and Wandee Gritsanapan. 2007. “Effect of Garcinia Mangostana on Inflammation Caused by Propionibacterium Acnes.” Fitoterapia 78(6): 401–8.
Faizal, Hanim, and Siti Nurjanah. 2019. “Pengaruh Persepsi Kualitas Dan Citra Merek Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepercayaan Pelanggan Dan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Antara.” Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT 4(2): 307–16.
Fitriyanti, Fitriyanti, M. Fahrul Ricky NorHavid, and Hafiz Ramadhan. 2020. “Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol 70% Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Penyebab Jerawat.” Pharmacoscript 3(2): 143–49.
Qurrota A’yun, Ainun Nikmati Laily. 2015. “Analisis Fitokimia Daun Pepaya (Carica Papaya L) Di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang Dan Umbi, Kendalpayak, Malang.” Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang: 134–37.
Mahargyani, Wikan. 2019. “Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak N-Heksan Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhyzus).” EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) 4(1): 13.
Mulyono, Lienny Meriyuki. 2013. “Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Pepaya ( Carica Papaya L ) Terhadap Escherichia Coli Dan Staphylococcus Aureus Multiresisten Antibiotik.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya 2(2): 3–9.
Nuralifah, Nuralifah, Feri Indradewi, Parawansah Parawansah, and Satriana Nasrun. 2020. “Formulasi Sediaan Krim Anti Jerawat Ekstrak Etanol Biji Pepaya Muda (Carica Papaya L.) Serta Uji Aktivitasnya Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosaATCC 27825 Dan Staphylococcus aureusATCC 25923 (Anti Acne Cream Formulation for Young Papaya Seed (Carica .” MEDULA 7(1).
Retnaningsih, Agustina, Annisa Primadiamanti, and Intan Marisa1. 2019. “Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Biji Pepaya Terhadap Bakteri Escherichia Coli Dan Shigella Dysentriae Dengan Metode Difusi Sumuran.” Jurnal Analisis Farmasi 4(2): 122–29.
Satriyasa, Bagus Komang. 2008. “Fraksi Heksan Dan Fraksi Metanol Ekstrak Biji Pepaya Mudah Dapat Menghambat Spermatid Mencit Jantan (Mus Musculus).” Jurnal Kedokteran YARSI 16(2): 125–29.
Setyani, Wahyuning, Jacinda Yakub, Octavianus Yandri, and Viola Resti Kawan. 2020. “Phytochemical Investigation and Antibacterial Activity Ethanol Extract of Papaya Seeds (Carica Papaya L.) Applicated for Gel Product.” Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia 18(1): 96–100. http://jifi.farmasi.univpancasila.ac.id/index.php/jifi/article/view/774.
Tambunan, Masria Lasma, Erly Sitompul, and Ovalina Sylvia Br. Ginting. 2018. “Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Dan Ekstrak N-Heksana Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli.” Jurnal Stikna 2(1): 1–6. www. jurnal.stikna.ac.id.
Taufiq, S. 2015. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Buah Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Escherichia coli dan Salmonella typhi.
Torar, G. M. J., Lolo, W. A. and Citraningtyas, G. 2017.‘c, Pharmacon, 6(2), pp. 14–22. doi: 10.35799/pha.6.2017.15833.
Typhi, S. et al. 2015. ‘Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Buah Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Escherichia Coli dan Salmonella Typhi’, pp. 654–661.
Ukaegbu-Obi, K. M., Anyaegbunam, C. P. and Enya, E. 2018. ‘Antibacterial activity of Carica papaya seeds on some human pathogens’, Annales of West University of Timisoara. Series of Biology, 21(1), pp. 11–16.
Zukhri, Saifudin. 2015. “3. Efektifitas Antibakteri Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli.” Motorik 10(20): 153334.
Published
2021-04-16
How to Cite
EMELDA, emelda. AKTIVITAS ANTIBAKTER EKSTRAK ETANOLIK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.): Narative Review. JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences), [S.l.], v. 4, n. 2, p. 355-359, apr. 2021. ISSN 2598-2095. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/jcps/article/view/683>. Date accessed: 27 july 2021.
Section
Articles