PENGARUH PENERAPAN KANGAROO MOTHER CARE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD ULIN BANJARMASIN

  • Siti Fatimah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Abstract

Latar Belakang: World Health Organization menyatakan bahwa penyebab kematian pada neonatal pada usia 0-27 hari adalah prematuritas dan BBLR sebanyak 16%. BBLR yang menjalani metode Kangaroo Mother Care (KMC) akan mempunyai pengalaman psikologis dan emosional lebih baik karena dengan metode KMC selain memperoleh kehangatan bayi akan lebih dekat kepada ibu sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup bayi. Metode KMC merupakan bagian dari prosedur perawatan bayi berat lahir rendah di RSUD Ulin Banjarmasin


Tujuan:  Menganalisis Pengaruh Penerapan KMC terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Ulin Banjarmasin


Metode: penelitian kuantitatif  menggunakan model Pre-eksperimental dan rancangan One Group Pretest Posttest. Teknik pengambilan sample adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan data primer, menggunakan analisis uji wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%.


Hasil: Ada Pengaruh Penerapan KMC terhadap Peningkatan Berat Badan pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Ulin Banjarmasin


Simpulan: terdapat pengaruh yang signifikan antara berat badan sebelum dan sesudah mendapatkan KMC

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson GC, Chiu SH, Dombrowski MAS, Swinth JY, Albert J, Wada N. 2003. Mother-infant contact in a randomized trial of kangaroo (skin-to-skin) care. Journal of Obstetric, Gynecologic, & Neonatal Nursing. 32: 604–611.
Arifah, Siti dan Sri Wahyuni. 2010. Pengaruh Kangaroo Mother Care (KMC) Dua Jam dan Empat Jam Per Hari Terhadap Kenaikan Berat Badan Lahir Rendah Bayi Preterm di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Kesehatan 35 – 41.
Astuti, Dyah Puji; Siti Mutoharoh; dan Rina Priyanti. 2015. Pengaruh Penerapan Metode Kanguru Dengan Peningkatan Berat Badan Bayi Baru Lahir Rendah (BBLR) Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong. Jurnal Involusi Kebidanan 5(9): 65-78.
Bauer J, Sontheimer D, Fisher C, et al. 1997. Metabolic rate and energy balance in very lor weight infants during kangaroo holding by their mothers and fathers. J Pediatr. 11: 129-608.
Charpak N, Ruiz-Pelaez JG, Figueroa Z, Charpak Y. 1997. Kangaroo mother versus traditional care for newborn infants ≤ 2000 grams: A randomized, controlled trial. Pediatrics. 100: 682–688.
Christensson K, Canrera T, Christensson E, et al. 1995. Separation distestress can in the human neonate in absence of maternal body contact. Acra Paediatr. 84: 468.
Lawn J. E, Mwansa-Kambafwile J, Horta B. L, Barros F. C, Cousens S. 2010. Kangaroo Mother Care’ To Prevent Neonatal Deaths Due To Preterm Birth Complications. International Journal Of Epidemiology. 39 (Suppl. 1): 144–154.
Nyqvist K, Anderson G, Bergman N, Cattaneo A, Charpak N, Davanzo R, et al. 2010. State Of The Art And Recommendations. Kangaroo Mother Care: Application In A High-Tech Environment. Acta Pædiatrica. 99 (6): 812–819.
Pantiawati, Ika. 2010. Bayi dengan BBLR. Yogyakarta: Nuha Medika
Permatasari, Karina. Asfiksia Neonatorum pada Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Medula, 2 (3).
Samra, N. M., Taweel, A. E., Cadweel, K. 2013. Effect Of Intermittent Kangaroo Mother Care On Weight Gain Of Low Bith Weight Neonatus With Delayed Weight Gain. The Journal of Perinatal Education. 22 (4): 194–200
Published
2018-09-20
How to Cite
FATIMAH, Siti. PENGARUH PENERAPAN KANGAROO MOTHER CARE TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD ULIN BANJARMASIN. Journal of Midwifery and Reproduction, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 26-30, sep. 2018. ISSN 2598-0068. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/midwiferyandreproduction/article/view/318>. Date accessed: 22 june 2024. doi: https://doi.org/10.35747/jmr.v2i1.318.
Section
Articles