PERBEDAAN RERATA PENGETAHUAN TENTANG TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA PADA WANITA MENIKAH USIA DINI DENGAN MENIKAH USIA MATANG DI KECAMATAN BANJARMASIN BARAT

  • Ruslinawati Ruslinawati universitas muhammadiyah banjarmasin

Abstract

Remaja yang melakukan pernikahan dini secara perkembangan reproduksi dan psikologis belum matang karena masih mengalami masa transisi dari anak-anak menjadi pubertas. pernikahan dini dalam perspektif kesehatan reproduksi menemukan bahwa perempuan memiliki pengetahuan yang minim dan pemahaman yang kurang tentang dampak keputusan yang diambil untuk melakukan pernikahan dini. Semakin muda  usia  pernikahan  maka akan semakin  rendah pula jenjang pendidikan yang didapat, sehingga pengetahuan yang diperoleh juga akan semakin sedikit. Kecamatan Banjarmasin Barat mempunyai angka pernikahan dini tertinggi dari 5 Kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan rerata pengetahuan tentang tugas perkembangan remaja pada wanita menikah usia dini dengan menikah usia matang di Banjarmasin Barat. Metode penelitian komparatif dengan pendekatan Cross Sectional menggunakan kuesioner dan uji statistik Independent t-test. Populasi berjumlah 172 wanita dengan sampel 63 responden terdiri dari 31 wanita menikah usia dini dan 32 wanita menikah usia matang yang menggunakan Cluster Random Sampling. Pada wanita menikah usia dini umur 15-20 tahun rerata pengetahuan didapatkan skor 52,58 sedangkan wanita menikah usia matang umur 21-25 tahun dapat rerata skor 69,31. Terdapat perbedaan rerata pengetahuan tentang tugas perkembangan remaja 16,73 (ρ = 0,000 < α = 0,05)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, J. (2015). Perbedaan Pola Asuh Orang Tua Antara Pernikahan Usia Matangdengan Usia Dini di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Yogyakarta. Skripsi. STIK Jenderal Achmad Yani. Tersedia dalam http://repository.unjaya.ac.id/ (diakses tanggal 12 Agustus 2018).
Bakkara, R., Lukman, H., & Suprapto. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Menarche Dini Pada Remaja Putri Di SMPN 10 Kota Medan. Jurnal Ilmiah Kohesi. Vol.01, No.03, ISSN: 2579 5872. Tersedia dalam sciencemakarioz.org/ (diakses tanggal 2 januari 2019).
BKKBN. (2014). Pernikahan Dini Pada Beberapa Provinsi Di Indonesia. KRR: Jakarta.
_______. (2017). Menekan Usia Dini Menikah. Jakarta Timur: BKKBN. Tersedia dalam https://keluargaindonesia.id/ (diakses tanggal 22 juli 2018).
Cahyani, B. (2015). Dinamika Psikologis Perempuan Yang Melakukan Pernikahan Di Usia Dini. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.Tersedia dalam http://eprints.ums.ac.id/ (diakses tanggal 7 juni 2018).
Dewi, H. E. (2012). Memahami Perkembangan Fisik Remaja. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Ekawati & Kiki, I. (2017). Sikap Remaja Puteri Terhadap Pernikahan Dini Di Dusun Wonontoro Desa Jatiayu Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunung Kidul. JoH, Vol.4, No.1, hal: 35- 41. Tersedia dalam http://download.portalgaruda.org/ (diakses tanggal 18 juni 2018).
Hurlock, E.B. (1980). Development Psychology A Life-Span Approach. New York: McGraw-Hill.
Kumalasari. (2013). Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Lybertha, D.P & Dinie, R.D. (2016). Kematangan Emosi Dan Persepsi Terhadap Pernikahan Pada Dewasa Awal: studi korelasi pada mahasiswa. Jurnal Empati. Vol.5, No.1, hal: 148-152. Tersedia dalam https://media.neliti.com/ (diakses tanggal 17 desember 2018).
Maiyuniati. (2014). Faktor Penyebab Kurang Lancarnya Remaja Awal Dalam Melaksanakan Tugas Tugas Perkembangan Di SMP Negeri 25 Padang. Skipsi, STIKIP PGRI Sumatera Barat. Tersedia dalam http://download.portalgaruda.org/ (diakses tanggal 24 mei 2018).
Melisa. (2017). Alasan Wanita Modern Menikah di Usia Matang (Internet). Tersedia dalam https://kawaiibeautyjapan.com/article/ (diakses tanggal 24 Agustus 2018).
Monks, F.J., Knoers, A.M. P. & Haditono, S.R. (2014). Psikologi Perkembangan Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Murcahya, A. (2010). Dinamika Psikologis Pengambilan Keputusan Untuk Menikah Dini. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tersedia dalam http://eprints.ums.ac.id/ (diakses tanggal 7 juni 2018).
Muchlisah. (2012). Perbedaan Usia Wanita Ketika Menikah (Remaja dan Dewasa) dalam Hubungannya dengan Penyesuaian Pernikahan di Kota Masyarakat. Jurnal Psikologi. Vol.8, No.2, hal: 105-110. Tersedia dalam http://download.portalgaruda.org/ (diakses tanggal 12 Agustus 2018).
Nurpratiwi, A. (2010). Pengaruh Kematangan Emosi dan Usia Saat Menikah Terhadap Kepuasan Pada Dewasa Awal. Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah. Tersedia dalam http://repository.uinjkt.ac.id/ (diakses tanggal 18 desember 2018).
Permatasari, Y. (2014). Perbedaan Kepuasan Pernikahan Pada Istri yang Menikah di Usia Remaja dan Dewasa. Skripsi. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Tersedia dalam http://repository.uksw.edu/ (diakses tanggal 12 Agustus 2018).
Putro, K.Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Remaja. Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama. Vol.17, No.1, hal. 25-32, ISSN 1411-8777. Tersedia dalam ejournal.uin suka.ac.id/ (diakses tanggal 24 mei 2018).
Ramulyo, M.I. (2010). Hukum Perkawinan Islam (Suatu Analisis Dari Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam), Cet.II. Jakarta: Bumi Aksara.
Rosmiati, Junias, D.T.S, & Munawar. (2015). Sikap, Motivasi, dan Minat Berwirausaha Mahasiswa. JURNA MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN. Vol.17, No.1, hal: 21-30, ISSN: 2338-8234. Tersedia dalam http://jurnalmanajemen.petra.ac.id/ (diakses tanggal 17 desember 2018).
Santrock, J.W. (2012). Life-span Development. 13 th Edition. University of Texas,Dallas : Mc Graw Hill.
Sarwono, W.S. (2011). Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
____________. (2013). Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sumbulah, U. & Jannah, F. (2012). Pernikahan Dini dan Implikasinya terhadap Kehidupan Keluarga pada Masyarakat Madura (Perspektif Hukum dan Gender). Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender. Vol. VII, No. 1, hal: 83 101. Tersedia dalam http://repository.uin-malang.ac.id/ (diakses tanggal 12 agustus 2018).
Susilo, C. & Awatiful, A. (2014). Pernikahan Dini Dalam Persfektif Kesehatan Reproduksi. THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE, Vol. 4, No. 2, hal: 112-121. Tersedia dalam http://digilib.unmuhjember.ac.id/ (diakses tanggal 8 juni 2018).
Wawan, A & Dewi M. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta : Nuha Medika.
Wong, L.D. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC.
Yusuf, S. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya
Published
2018-09-17
How to Cite
RUSLINAWATI, Ruslinawati. PERBEDAAN RERATA PENGETAHUAN TENTANG TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA PADA WANITA MENIKAH USIA DINI DENGAN MENIKAH USIA MATANG DI KECAMATAN BANJARMASIN BARAT. Journal of Midwifery and Reproduction, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 43-53, sep. 2018. ISSN 2598-0068. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/midwiferyandreproduction/article/view/324>. Date accessed: 12 aug. 2020. doi: https://doi.org/10.35747/jmr.v2i1.324.
Section
Articles