IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI SMA NEGERI 2 KANDANGAN

  • Hayatun Thaibah
  • Farindra Ramadhan Putra

Abstract

Setting pendidikan inklusif di SMA Negeri 2 Kandangan masih terdapat beberapa masalah diantaranya yaitu tenaga kependidikan dalam hal ini berkaitan dengan kualifikasi, kompetensi, sarana dan prasarana (kelas, media pembelajaran, aksesbilitas). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan inklusif di SMA Negeri 2 Kandangan. Metode penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah SMA Negeri 2 Kandangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Pendidikan Inklusif di SMA Negeri 2 Kandangan meliputi manajemen kesiswaan, teknis penerimaan siswa berdasarkan ranking NEM dan wawancara; manajemen kurikulum sekolah inklusif menggunakan K13 yang terbatas tanpa mampu mengembangkan lebih jauh; manajemen Sumber Daya Manusia, keterbatasan tenaga pendidik pada bidang inklusif; Manajemen sarana dan prasarana penyelenggara pendidikan inklusif meliputi media/alat peraga masih belum optimal; Anggaran dana operasional dan dana investasi terutama yang bersumber dari dana APBS menunjukkan adanya ketidakmandirian. Peneliti berikutnya harus lebih memahami dengan baik masalah kurikulum yang digunakan untuk anak berkebutuhan khusus, melakukan modifikasi terhadap kurikulum yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa dengan lebih memperhatikan sekolah penyelenggara kelas inklusi dengan mengadakan pelatihan, workshop, penataran dan sebagainya.

References

Arif Rohman. (2009). Memahami Pendidikan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: LaksBang Mediatama.

Budiyanto. (2005). Pengantar Pendidikan Inklusif Berbasis Budaya Lokal.Jakarta: Departemen Pendidikan Inklusif Berbasis Budaya Lokal.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pedoman Khusus Penyelenggara Pendidikan Inklusif. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Depdiknas. 2003. Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional: Permendiknas No. 70 tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusifbagi peserta didik yang memiliki kelainan atau memiliki kecerdasandan/atau bakat istimewa. Jakarta:

Depdiknas Direktorat Pembinaan Luar Biasa. (2003). Pedoman Umum Penyelenggara Pendidikan Inklusif. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa.Direktur Pembinaan Luar Biasa. Depdiknas. (2007). Pendoman PenyelenggaraInklusi Pengadaan dan Pembinaan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Erdina, Maria. (2015). Mendukung Implementasi Pendidikan Inklusif Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Khusus.

Isma, Annisa. (2014). Implementasi Managerial Pendidikan Inklusif. (Online). (https://www.academia.edu/10006143/IMPLEMENTASI_MANAGERIAL_PENDIDIKAN_INKLUSIF), diakses 14 oktober 2016
Keputusan Presiden Republik Indonesia No.77/P Tahun 2007 Pasal 1. PeraturanMenteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 70 2009 TentangPendidikan Inklusif.

Kustawan, Dedy. (2012). Pendidikan Inklusif Dan Upaya Imlementasinya. Bandung: PT. Luxima Metro Media

Lay, K, M, dkk. (2007). Manajemen Pendidikan Inklusif. Jakarta: Depdiknas RI.

Murjito, dkk. (2012). Pendidikan Inklusif. Jakarta: Baduose Media Jakarta.

Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan. (2013). Pedoman Teknis Pendidikan Inklusif.

Parwoto. (2007). Strategi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Departemen Pendidikan nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Direktorat ketenagaan.

Setyo, Prahoro. (2012). Implementasi Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Universitas Jember. Jurnal Pendidikan Khusus. Diakses pada tanggal 21 November 2016

Sumiyati. (2011). PAUD Inklusi Paud Masa Depan. Yogyakarta: Cakrawala.

Suparno. (2007). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (Bahan AjarCetak). Jakarta: Dirjen DIKTI Departemen Pendidikan Nasional.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.

_______ (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta.

Tarmansyah. (2007). Inklusif Pendidikan Untuk Semua. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Utomo. (2015). Meluruskan Implementasi Pendidikan Inklusif. Jurnal Pendidikan Khusus. Diakses 25 November 2016


.
Published
2019-11-29
How to Cite
THAIBAH, Hayatun; PUTRA, Farindra Ramadhan. IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI SMA NEGERI 2 KANDANGAN. Psycho Holistic, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 81 - 100, nov. 2019. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/psychoholistic/article/view/450>. Date accessed: 25 feb. 2020.
Section
Articles