PERAN REGULASI DIRI TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING

  • Calvin Zannua Prihambodo University of Muhammadiyah Malang
  • Zainul Anwar Universitas Muhammadiyah Malang
  • Devina Andriany Universitas Muhammadiyah Malang

Abstract

Penggunaan teknologi dan internet yang dilakukan oleh para remaja tidak dapat dihindari dari adanya resiko atau dapat disebut dengan cyberbullying. Cyberbullying merupakan perilaku yang dilakukan secara berulang kali dengan tujuan untuk menyakiti melalui sosial media. Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi perilaku cyberbullying salah satunya adalah faktor internal, yaitu dalam penelitian ini adalah regulasi diri. Regulasi diri merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, perasaan serta tindakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMP berusia 12-15 tahun dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala regulasi diri yang diadaptasi dan disusun berdasarkan aspek – aspek yang telah dijelaskan oleh Zimmerman. Skala perilaku cyberbullying diadaptasi dan disusun berdasarkan aspek menurut Langos. Metode analisis data menggunakan metode regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif dan signifikan antara regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying. Adapun kontribusi regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying sebesar 52.6%

Published
2020-05-26
How to Cite
PRIHAMBODO, Calvin Zannua; ANWAR, Zainul; ANDRIANY, Devina. PERAN REGULASI DIRI TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING. Psycho Holistic, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 108 - 117, may 2020. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/psychoholistic/article/view/516>. Date accessed: 07 july 2020.
Section
Articles