RELIGIUSITAS DAN PERILAKU Bullying PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN

  • Maziyatul Hamidah Universitas Muhammadiyah Malang

Abstract

Bullying merupakan keinginan untuk menyakiti, diwujudkan melalui tindakan yang membuat seseorang menjadi menderita. Bentuk dari perilaku bullying memang bervariasi baik secara fisik, verbal maupun psikis. Perilaku bullying merupakan masalah yang ada pada sistem pendidikan di dunia dan selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sedangkan religiusitas diartikan sebagai sebuah bentuk hubungan manusia dengan Tuhannya melalui ajaran agama yang sudah terinternalisasi dalam diri individu sehingga terlihat dari sikap dan perilakunya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan perilaku bullying pada santri di pondok pesantren. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini adalah santri SMA pondok pesantren Al-Izzah Batu, berjumlah 189 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrument penelitian  menggunakan skala religiusitas (CRS) dan skala perilaku bullying. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment dari Karl Pearson. Analisis data dilakukan dengan bantuan progam SPSS versi 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.066 dengan p=0.370 (p>0.05) yang berarti ada hubungan negatif namun tidak signifikan antara religiusitas dengan perilaku bullying.

Published
2020-05-26
How to Cite
HAMIDAH, Maziyatul. RELIGIUSITAS DAN PERILAKU Bullying PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN. Psycho Holistic, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 141- 151, may 2020. Available at: <https://journal.umbjm.ac.id/index.php/psychoholistic/article/view/519>. Date accessed: 07 july 2020.
Section
Articles